Sufipedia


1. Menyatukan Kawula – Gusti
Aku lah Dzat Tuhan yang bersifat Esa, meliputi hamba-Ku, tunggal menjadi satu keadaan, akan sempurna karena Kodrat-Ku.

2. Menyucikan Dzat
Aku lah Dzat yang Maha Suci, bersifat kekal, yang menguasai segalanya, Maha Kuasa lagi Sempurna, bersih suci dalam Diri-Ku, karena Kodrat-Ku.

3. Mengatur
Aku lah Dzat yang Maha Luhur, berahta sebagai Ratu Agung, menguasai segalanya, berkuasa dalam menjadikan kerajaan-Ku beserta isi di dalamnya lengkap dengan bala prajurit-Ku. Tidak ada kekurangan. Byar! Terhampar menjadi satu ciptaan-Ku, semua ada dalam Diri-Ku, ada karena kehendak-Ku, karena Kodrat-Ku.

4. Terbentangnya alam semesta
Aku menjadikan dunia beserta isinya ini. Apabila sampai pada batasnya, maka akan Aku gulung kembali sejahtera sempurna menjadi satu dalam keadaan-Ku lagi, karena Kodrat-Ku.

5. Kesejahteraan keturunan
Semua keturunan-Ku yang masih ada di dunia, semoga menemukan kebahagiaan, kaya dan mulia, jangan sampai ada yang kekurangan, selamat sentosa di atasnya dan di bawahnya, semua karena Kodrat-Ku.

6. Daya kesaktian
Semua makhluk-Ku yang tidak mempedulikan-Ku, mereka akan terkena daya kesaktian-Ku, karena Kodrat-Ku. (Selanjutnya - Penjelasan Amalan Pengenalan Dzat)

Anda sedang membaca Ajaran Makrifat Jawa: Praktek Pengenalan Dzat (2). Untuk mengikuti posting terbaru silahkan Liked Facebook Fanpage: Mistikus Cinta | Follow Twitter: @Sufipedia | Official LINE of Sufipedia Nusantara, LINE ID: @sufipedia | Telegram Group: @sufipedia. Terima kasih.
 
Top