Sufipedia

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.

Apa katamu tentang seseorang yang tidak membenarkan belajar ilmu tasawuf dengan berkata:

Ilmu tasawuf itu bukan ilmu orang awam seperti kita ini...
Ilmu tasawuf hanya sesuai pada orang yang berilmu tinggi dan tidak terikut (terpegang) kita hukumnya, karena orang awam seperti kita ini, banyak yang jahil tentang ilmu tasawuf.

Dan harus kita berpegang (percaya) dengan kata-kata tersebut atau tidak?

Saudara-saudaraku muslimin wal muslimat yang dirahmatati Allah swt.

Yang menurut faham di atas kita sama-sama menjawabnya...
Jawabannya...

Kata-kata sedemikian tidak harus di pegang karena salah faham.
Orang sesat tidak boleh diikuti.
Persoalannya...

Dimanakah dia mendapat hukum yang mengatakan bahwa ada larangan belajar ilmu tasawuf?..

Adakah larangan itu terdapat dalam kitab atau Al Qur'an atau hadis nabi ataupun persetujuan para ulama, sedangkan Rasulullah saw bersabda:

MENUNTUT ILMU ITU WAJIB (fardhu) ATAS TIAP-TIAP LELAKI MUSLIM DAN PEREMPUAN.

Apa yang di maksud dengan ilmu itu ialah ilmu fardhu ain.

Ilmu fardhu ain itu ada 3 bagian:
  1. Ilmu Usuluddin.
  2. Ilmu Fiqih.
  3. Ilmu Tasawuf.
Kata-kata larangan mempelajari ilmu tasawuf sebenarnya tidak terdapat dalam kitab.
Cuma...

Membuat ribut saja (menyalahkan faham orang lain) tanpa menggunakan akal dan pikiran.
Oleh sebab itu...

Kita wajib mempelajari ilmu tersebut supaya anda menjadi ahli dalam ilmu itu.

Dulupun orang yang berilmu tinggi itu menjadi awam dulu.. kemudian belajar terus menerus barulah ia mencapai tahap demi tahap hingga menjadi yang berilmu tinggi.
Orang yang berilmu tinggi itu ialah orang alim atau arif...
Seperti orang yang memiliki lampu suluh ketika berjalan...
atau yang tahu mana yang baik dan mana yang buruk...
Kemudian....

Orang jahil itu ialah orang yang berjalan di dalam kegelapan tanpa lampu suluh.
Dan pasti tidak tahu mana baik dan mana buruk.

Saudara-saudaraku muslimin wal muslimat rahimakumullah...

SABDA RASULULLAH SAW...
Ulama itu kekasih Allah walaupun ia fasik; orang jahil itu musuh Allah walaupun ia sholeh.

Orang alim itu..
Apabila melakukan maksiat, hukumnya fasik. Orang jahil itu apabila melakukan maksiat dijatuhkan hukuman kafir karena kejahilannya.

Sabda Nabi SAW mahfumnya:

Orang yang alim itu jauh dari pada kekufuran yaitu lebih jauh diantara barat dan timur.
 
Kemudian....

Orang jahil itu dekat kepada kekufuran yaitu dari mata hitam kepada mata putih.

Jelasnya....
  • Orang yang buta di dunia ini pasti buta di akhirat.
  • Orang yang celik (mleng) di dunia ini pasti celik (mleng) di akhirat.
Kemudian yang dilarang oleh sebagian ulama mempelajari ilmu tasawuf ialah:
  • Orang yang belum sempurna akalnya seperti anak-anak yang tidak cukup akal untuk memahaminya. Jadi akan di buatnya main-main umpama intan permata dikatakannya tahi kambing. Malahan ia akan mempersendakan Allah Ta'ala.
  • Mendzahirkan ilmu Allah Ta'ala yaitu ilmu laduni dan ilmu zauk kepada orang yang bukan ahlinya.
Itulah ilmu yang di larang oleh ulama.

Sebagaimana sabda Rasulullah...

WASSARIY'ATU BILA HAKIKATIN ATILATU WAL HAKIKATU BILA SARIY'ATIN  BATHILAH.
 
Artinya:
Ilmu syari'at tanpa ilmu hakikat hampa (tidak ada apa-apa yang di dapat). ilmu hakikat tanpa ilmu syariat batal (tidak sah).

Wallahu a'lamu bissawab.

| via Sirr rabbani

Anda sedang membaca Hukum Mempelajari Ilmu Tasawuf. Untuk mengikuti posting terbaru silahkan Liked Facebook Fanpage: Mistikus Cinta | Follow Twitter: @Sufipedia | Official LINE of Sufipedia Nusantara, LINE ID: @sufipedia | Telegram Group: @sufipedia. Terima kasih.
 
Top