Sufipedia

Nama lengkap beliau adalah Abu Abdurrahman Hatim bin Alwan yang terkenal dengan julukan Al Asham. Wafat pada tahun 237 H/751 M. Beliau termasuk guru besar Khurasan, murid Syaikh Saqiq, guru Ahmad bin Khadrawaih. Beliau dijuluki Al Ahsam bukan karena beliau tuli, tetapi karena beliau pernah pura-pura tuli untuk menjaga kehormatan seseorang.

Diceritakan pada suatu hari ada seorang wanita bertamu kepada Syaikh Al Hatim, ia bermaksud menanyakan sesuatu kepada beliau. Namun ditengah mengutarakan pertanyaannya, wanita itu tiba-tiba kentut, sehingga membuatnya malu. Beliau mengetahui apa yang berada dibalik perasaan tamu beliau. Beliau tidak ingin tamunya bertambah malu karena pendengarannya. Karena itu, beliau mencoba menutupinya dengan mengatakan "keraskan suaramu!", beliau berkata demikian karena berpura-pura tuli. Wanita itu mengira beliau tidak mendengar suara kentutnya. Sejak itu beliau dijuluki Al Asham "Hatim yang tuli".

Diantara mutiara hikmah beliau yaitu:

"Tiada waktu pagi datang melainkan setan mencercaku dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggoda 'apa yang akan kamu makan? Apa yang akan kamu pakai? Dimana kamu akan tinggal?' Saya tidak hanyut oleh jebakan itu, maka saya cukup menjawab 'saya akan makan kematian, mengenakan kain kafan, dan tinggal di liang kubur".

"Pernah suatu hari saya ditanya 'tidakkah kamu menginginkan sesuatu?' Maka aku jawab 'saya ingin selalu sehat dari pagi hingga malam'. Lalu ditanya lagi 'bukankah kamu selama seharian sehat?' Saya jawab 'sehat menurutku adalah tidak menjalankan dosa dari pagi hingga malam'.

Anda sedang membaca Mutiara Hikmah Sufi Hatim Al Asham. Untuk mengikuti posting terbaru silahkan Liked Facebook Fanpage: Mistikus Cinta | Follow Twitter: @Sufipedia | Official LINE of Sufipedia Nusantara, LINE ID: @sufipedia | Telegram Group: @sufipedia. Terima kasih.

Post a Comment

 
Top