Sufipedia

Makam Imam Ghazali di Thus
Setelah Imam al-Ghazali menghembuskan nafas yang terakhir, di bawah bantalnya mereka menemui bait-bait berikut, mungkin ditulis beliau pada malam sebelum kewafatannya.

Katakan kepada sahabatku
Ketika mereka melihatku mati
Menangis untukku dan berduka untukku,
Jangan menyangka jasad yang engkau lihat ini adalah aku,

Dengan nama Allah, ku katakan padamu,
Ini bukan aku,
Aku adalah jiwa, sedangkan ini hanya jasad seketul daging,
Ini hanya rumah dan pakaianku sementara waktu.

Aku adalah harta karun, azimat yang tersembunyi,
Dibentuk oleh debu, yang menjadi singgasanaku,
Aku adalah mutiara, yang telah meninggalkan rumahnya,
Aku adalah burung dan badan ini hanya sangkarku,

Dan kini aku terus terbang dan badan ini ku tinggalkan sebagai kenangan,
Segala pujian bagi Tuhan yang telah membebaskan aku,
Dan menyiapkan tempat untukku di syurga tertinggi,
Hingga hari ini, aku sebelumnya telah mati,

Meskipun aku hidup di kalanganmu, 
Kini aku hidup dalam kebenaran dan pakaian kuburku telah ditanggalkan,
Kini aku berbicara dengan para malaikat di atas,
Tanpa hijab, aku bertemu muka dengan Tuhanku,
Aku melihat Lauh Mahfuz dan didalamnya aku membaca,
Apa yang telah, sedang dan akan terjadi,

Biar rumahku runtuh, baringkan sangkarku di atas tanah,
Buang segala azimat,
Itu hanya sebuah kenangan,
Tidak lebih,

Sampingkan jubahku, itu hanya baju luaranku,
Letakkan semua itu di dalam kubur, biarkan ia dilupakan,
Aku telah meneruskan perjalananku dan kalian semua tertinggal,
Rumah kalian bukan tempatku lagi,

Jangan fikir mati adalah kematian,
Tetapi ia adalah kehidupan,
Kehidupan yang melampaui semua mimpi kita di sini,
Di kehidupan ini kita diberikan tidur,
Kematian adalah tidur, tidur yang dipanjangkan,
Jangan takut ketika mati itu mendekati,
Itu hanya keberangkatan menuju rumah yang diberkati ini.

Ingatkan ampunan dan cinta Tuhanmu,
Bersyukurlah dengan segala kurniaNya.
Dan datanglah tanpa rasa takut,
Keadaanku yang sekarang ini,
Bisa juga terjadi kepadamu,

Karena aku tahu engkau dan aku adalah sama,
Jiwa-jiwa yang datang dari Tuhannya,
Badan-badan yang berasal dari unsur yang sama,
Baik ataupun jahat, semua adalah milik kita,

Aku sampaikan kepada kalian sekarang,
Pesan yang menggembirakan,
Semoga kedamaian dan kegembiraan Allah,
Menjadi milikmu selamanya.

Anda sedang membaca Wasiat Terakhir Imam Al Ghazali. Untuk mengikuti posting terbaru silahkan Liked Facebook Fanpage: Mistikus Cinta | Follow Twitter: @Sufipedia | Terima kasih.

Post a Comment

 
Top