Sufipedia

Kitab Barencong - Pandangan Syekh Muhammad Arsyad al Banjari dalam Martapura (Kalampaian Martapura)

Ampun yang sebenar-benarnya diri itu hayat
zat itu roh, roh itu nafas, nafas itu rahasia, rahasia itu nur Muhammad dan yang sebenar-benarnya Muhammad itu ujud kita ini. Itulah pegangan kita sekarang ini, dan seterusnya inilah pakaian Datuk Arsyad Kalampaian, Martapura. 

Dan selanjutnya kita teruskan kepada pakaian Datuk Abussamad Bakumpai, Kalsel menurut keputusan kaji beliau adalah yang sebenar-benarnya badan rohani kita itu adalah: Allah Ta’ala sesudah engkau faham, maka jangan engkau cari lagi. Karena ia sudah menjadi nyawa kita.

Maksudnya ialah: jangan dicari lagi, karena Allah itu sudah Laisya kamislihi sai'un
Apabila kau cari lagi ia bertambah jauh darimu
Coba saja kau berdiri di muka cermin yang bersih
Apa yang engkau lihat? Bayangan bukan?
Mana ujudmu yang sebenarnya dari keduanya itu?
Tentu ujud berdiri itu bukan
Nah, itulah contohnya yang paling mudah pada akal
Hamba mohon diambilkan dan dimesrakan lahir
Bathin. Sekali lagi. Jangan dicari lagi. Karena ia sudah menjadi al-insanu sirri wa ana sirohu
Artinya: insan itu rahasiaku dan akupun rahasianya

Demikianlah adanya, wassalam. (Selanjutnya - Kalimah La Ilaha Illallah)

File pdf:

https://googledrive.com/host/0B6BIN5otUZK0Tlc2QkZISVlFckU  
https://googledrive.com/host/0B6BIN5otUZK0LXVJSDMyYlZKdGs

Anda sedang membaca Pandangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datuk Arsyad). Untuk mengikuti posting terbaru silahkan Liked Facebook Fanpage: Mistikus Cinta | Follow Twitter: @Sufipedia | Terima kasih.

Post a Comment

 
Top